Langkah Pembuatan Lapangan Oleh Jasa Kontraktor Lapangan Tenis

Mungkin anda pernah mendengar jasa kontraktor lapangan tenis. Bagi para pebisnis, tentu sangat sering mendengar istilah kontraktor. Segala macam pembangunan, baik gedung, fasilitas olahraga atau rumah memang lebih sering menggunakan jasa kontraktor. Kontraktor seperti halnya pusat manajemen pembangunan sebuah proyek.

Perlukah Membuat Lapangan Dengan Jasa Kontraktor Lapangan Tenis?

Olahraga tenis memang salah satu cabang olahraga yang membutuhkan lapangan untuk permainannya. Selain sebagai media permainan, fungsi lapangan pada permainan tenis juga berpengaruh terhadap kontrol bola dan pemantulan bola. Oleh karena itu, membuat lapangan tenis tidak oleh dilakukan secara sembarangan jika tidak ingin lapangan yang dihasilkan mengecewakan.

Membuat sebuah lapangan tenis perlu melakukan berbagai penghitungan yang rumit dan membutuhkan ketelitian yang cukup tinggi. Oleh karena itulah sebaiknya anda mempercayakan pembangunannya pada jasa kontraktor lapangan tenis.

Selain mampu membuat lapangan tenis yang kokoh dan tahan lama, kontraktor juga akan mengontrol segala pengerjaan proyek tersebut mulai dari langkah persiapan hingga langkah akhirnya. Jadi sudah sepantasnya jika dalam pembuatan lapangan tenis membutuhkan jasa seorang kontraktor.

Langkah – Langkah Penting Dalam Pembuatan Lapangan Tenis

Membuat sebuah lapangan olahraga tentu tidak mudah. Ada berbagai hal yang harus diperhatikan sehingga fasilitas olahraga yang dibangun memenuhi standar Internasional. Termasuk juga dalam pembangunan lapangan tenis. Kontraktor lapangan tenis merupakan sebuah badan usaha milik perseorangan atau kelompok yang bergerak di bidang jasa pembangunan lapangan tenis. Berikut ini beberapa langkah penting dalam membuat lapangan tenis.

1.      Persiapan Rancangan Bangunan Dan Anggaran

Langkah pertama adalah merancang lapangan tenis yang akan dibuat beserta anggaran yang dimiliki untuk pembangunannya. Jika anda telah menggunakan jasa kontraktor lapangan tenis, maka tidak perlu repot lagi untuk membuat rancangan serta anggaran yang akan digunakan dalam pembangunan. Anda hanya perlu sedikit mengawasi dalam hal pembuatan anggaran untuk pengerjaan lapangan tenis. Saat persiapan ini, biasanya para kontraktor lapangan tenis juga akan mempersiapkan surat – surat perizinan sebagai legalitas pendirian bangunan.

2.      Pemetaan Lapangan

Langkah kedua yaitu melakukan pemetaan lapangan sebelum menjalankan proses pengerjaan secara nyata. Proses pemetaan lapangan ini diperlukan agar memudahkan pelaksanaan pengerjaan proyek ke depannya. Pemetaan lapangan biasanya meliputi mengukur lapangan yang akan dibuat, membuat desain, hingga memikirkan persoalan material yang diperlukan. Selain itu, pada langkah ini biasanya juga disertai dengan membersihkan tempat yang akan digunakan untuk pembangunan lapangan tenis. Tujuannya agar dalam pengerjaannya lebih cepat dan lancar.

3.      Pemberian Rapat Manajemen Pengerjaan Lapangan Tenis

Langkah selanjutnya yaitu memberikan rapat kerja untuk membicarakan persoalan mekanisme pengerjaan lapangan tenis yang akan dibuat. Jadi pada langkah ini pimpinan proyek akan memberikan pembagian tugas pada seluruh staff karyawan yang bekerja untuk proyek pembuatan lapangan tenis tersebut. Di langkah ini pimpinan proyek akan menjelaskan secara detail tugas untuk masing – masing kru yang bekerja. Selain itu, pimpinan proyek juga akan memberikan pengarahan teknis serta batas waktu pengerjaan lapangan tenis tersebut.

4.      Mempersiapkan Bahan – Bahan Material Yang Diperlukan

Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan bahan – bahan material yang akan digunakan untuk proses pengerjaan lapangan tenis. Masing – masing proses pengerjaan lapangan tenis membutuhkan komposisi material yang berbeda – beda, tergantung pada kontur area yang akan dijadikan sebagai lapangan. Biasanya bahan utama sebelum proses pembuatan lapangan adalah pasir yang digunakan untuk meratakan area yang akan dibuat proyek lapangan. Pada umumnya ketebalan pasir untuk meratakan area yaitu antara lima centimeter hingga sepuluh centimeter.

5.      Membuat Lantai Kerja Atau Lapisan Dasar Lapangan Tenis

Langkah selanjutnya adalah membuat lantai atau alas menggunakan semen atau plesteran.

6.     Membuat Konstruksi Besi Pada Area Permainan Tenis

Langkah selanjutnya yaitu membuat konstruksi besi. Pembuatan konstruksi besi ini disesuaikan dengan ukuran lapangan dalam permainan tenis lapangan.

7.      Membuat Levelling Dan Pengecoran

Setelah melakukan konstruksi besi, langkah selanjutnya yaitu melakukan levelling. Langkah ini dilakukan untuk mengatur kecepatan bola yang jatuh di lapangan, pemantulan bola, hingga sebagai antisipasi ketika sedang turun hujan.

Setelah dilakukan levelling, kemudian dilanjutkan dengan pengecoran sesuai ukuran yang telah dibuat. Ukuran ketebalan pengecoran biasanya berbeda – beda, namun pada umumnya sering menggunakan ukuran dengan tebal delapan centimeter. Ketebalan pengecoran akan disesuaikan dengan ukuran konstruksi besi yang telah dilakukan.

Hal yang perlu diperhatikan dalam teknik pengecoran adalah mengupayakan agar cor yang dibuat tidak mudah retak atau pecah. Salah satu caranya yaitu melapisinya dengan batu granit kualitas super.

8.      Membuat Garis Untuk Lapangan Tenis

Setelah dilakukan pengecoran, selanjutnya anda perlu menunggu hingga cor yang dibuat sudah benar – benar kering dan kokoh. Setelah itu anda perlu membuat garis lapangan yang disesuaikan dengan ketebalan antara satu hingga satu setengah centimeter. Garis lapangan ini dapat dibuat menggunakan jenis kayu blebes agar hasilnya lebih rapi dan maksimal.

9.      Melakukan Pelapisan Dengan Batu Granit

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki beraneka ragam batuan granit, ada yang berwarna merah, putih, hijau dan lain sebagainya. Batu granit ini digunakan sebagai salah satu campuran pembuatan lapangan tenis. Campuran batu granit, semen dan beberapa cairan kimia akan membuat lapangan tenis berwarna hijau. Akan tetapi, dalam proses pencampuran batu granit ini tidak mudah sehingga memerlukan tenaga – tenaga yang memiliki keahlian dan ketelitian yang tinggi. Jika campuran batu granit sudah mengering, maka anda diperbolehkan melepaskan kayu blebes yang digunakan untuk memberikan garis pada lapangan tenis.

10.      Merapikan Lapangan Tenis

Langkah selanjutnya adalah merapikan cor lapangan serta menghaluskannya. Sebaiknya ketika merapikan cor – coran jangan sampai ada batas antara lapangan dalam permainan dan lapangan di luar batas permainan. Tujuannya agar timbul sebuah kesatuan lapangan yang cantik dan rapi.

11.  Melakukan Pengecatan Pada Lapangan

Setelah anda benar – benar memastikan bahwa lapangan tenis telah kering, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pengecatan. Cat yang digunakan untuk mengecat lapangan tenis bukanlah cat sembarangan. Jika anda tidak ingin hasil cat lapangan tenis cepat pudar dan tidak rapi, maka sebaiknya lakukanlah pengecatan ketika lapangan tenis benar – benar dalam kedaan yang kering dan cuaca tidak terlalu panas.

12.  Melakukan Pengecekan Kembali

Tunggulah hingga proses pengecatan berlangsung hingga selesai dan cat sudah dalam keadaan kering. Setelah itu, lakukanlah pengecekan ulang untuk memastikan bahwa lapangan tenis yang dikerjakan telah rapi, kokoh dan sesuai dengan permintaan pemesan. Lakukanlah pengecekan ulang mulai dari cor, garis lapangan hingga proses pengecatan.

Ada berbagai hal yang mendasari perlunya sebuah jasa kontraktor lapangan tenis dalam pembuatan proyek. Mulai dari pembuatan anggaran pembangunan hingga proses pengerjaan lapangan tenis. Selain itu, ada beberapa langkah penting yang umumnya dilakukan dalam membuat sebuah lapangan tenis. Mulai dari langkah persiapan dokumen dan surat, hingga langkah pengecekan kembali lapangan tenis yang telah dibuat.